Now anakost online move to
http://anakostco.wordpress.com
visit our new site with new concept

from www.anthronic.com

ok, now for the topic, pembahasannya disini adalah mengenai berapa kolom yang sebaiknya digunakan dalam mebuat blog? Saya sebagai salah satu blog yang menggunakan 3 kolom ukuran sendiri (tanpa survey dan sebagainya) cenderung mengatakan 3 kolom adalah yang terbaik, hahaha saya tahu ini sedikit pembelaan diri, tapi ada alasan dibalik 3 kolom ini yang sampai sekarang saya gunakan untuk menangkis hinaan teman2 :) yaitu masalah scrolling. Saya paling tidak suka bila saya terlalu banyak melakukan scrolling dan banyak blog 2 kolom atau 1 kolom (sambil menunjuk ke diri sendiri) yang membuat saya terpaksa melakukan ini. belum lagi kalau anda mempunyai tiga sublog dalam satu halaman. halaman anda akan menjadi panjang sekali (talking with guilty feeling, been there done that)
Jadi apakah 3 kolom adalah yang terbaik, belum tentu juga, karena itulah saya akan menunjukkan berapa website yang bagi saya berhasil menunjukkan diferensiasinya dalam memilih kolom.

1 kolom:
cable blog lol
genre: personal blog

cable blog lol skematik

Ini adalah salah satu blog yang menggunakan javascript, at least bagi saya ini bagus. Anyway, blog ini menyampaikan pesan dengan sederhana sekali, yaitu blog adalah untuk dibaca tanpa harus diganggu oleh hal lain. Kesulitan blog seperti ini adalah anda harus menyiapkan berbagai link untuk memudahkan akses kesegala bagian. Hal inilah yang dibuat oleh binarybonsai.com, insipirasi saya dalam membuat versi 8.1 (greengrass)

Binary bonsai
genre: personal blog

binary bonsai skematik

Pada blog ini, binary bonsai membuat modifikasi sedikit mengenai 1 kolomnya, yaitu dengan memecah 1 kolom menjadi 2 kolom untuk informasi tambahan di bagian bawah, smart move i think.

2 kolom
Didats triadi, Different Class, different version
genre: personal

didats.net skematik

Didats.net adalah salah satu blog yang saya tahu sering ganti skin seperti saya, hahaha (entah berapa versi yang telah diubah), saya perkiraan hanya segi css saja yang diubah-ubah oleh si pemiliknya (mungkin loh), tapi skin 2 kolom yang konsisten dibuat oleh didats adalah salah satu yang efektif dan bisa dibilang seperti inilah perwakilan format blog yang populer. Memang bukan didats yang pertama kali menggunakan hal ini, tapi kebanyakan format 2 kolom yang sering saya temui terbentur pada sisi blog roll, yang kadang jauuuh lebih panjang dari isi konten nya, that's just weird, saya pergi ke blog orang untuk melihat isinya bukan seberapa banyak blog rollnya or so called his/her blog friends.
Juga yang termasuk didalam 2 kolom blog yang tidak mengganggu adalah:
- 15june.com
- bananatalk

Blogfam magazine
genre:spesific news

blogfam magazine skematik

Walaupun agak sedikit terlalu panjang untuk sebuah halaman depan majalah online, tapi idenya dapat banget, kalau saja, blogfam magazine mau memotong lebih banyak kata-kata depan untuk setiap berita, maka majalah ini dapat lebih bagus lagi.dan mungkin icon untuk tiap kategori?
Beberapa blog dengan modifikasi mirip dengan blogfam:
- Andry S Huzain
- brokenkode

3 kolom
firewheel design
genre: design and art

firewheel design skematik

Firewheel design membuat blog dengan 3 kolom sehingga hampir dibilang scroll kebawah menjadi lebih sedikit. suatu design yang efektif walaupun mungkin sedikit terlalu besar untuk ukuran saya (bukan masuk ukuran w 800 px)
blog lain yang memiliki 3 kolom
- merdeka.or.id
- anthronic.com/blog, huahaha

kesimpulan
blog sebenarnya bisa dibuat dengan menggunakan 1, 2 dan 3 kolom, bahkan kalo anda mau anda bisa saja memunculkan ide membuat 4 kolom dan tetap pembaca bisa melakukan akses kemanapun pembaca mau. Oleh karena itulah selalu menempatkan diri sebagai pembaca, hal inilah yang harus dijadikan patokan dalam membuat layout sebuah blog.
Dari berbagai pertimbangan lainnya (selain diatas), pada akhirnya saya bilang bahwa layout 2 kolom adalah salah satu yang teraman, banyak orang yang telah familiar dengan bentuk seperti, berarti ini akan membuat adatasi seorang pembaca baru menjadi lebih mudah, TAPI kalau anda suka membuat posting pendek mengenai link atau cuma pingin berteriak di blog anda, usahakan jangan menaruh ini didalam content utama anda, karena bagi saya ini tidak cukup penting dan akan membuat pembaca anda juga menjadi malas, disinilah kolom tambahan dimana anda bisa menaruh sideblog menjadi penting. Lagi pula untuk yang suka tantangan pasti tidak pernah menggunakan 2 layout kolom, karena pasti 2 kolom sudah terlalu umum dan kurang tantangannya n dilain pihak bagi saya membuat layout web akan menambah skill anda mengenai design.
Saya harapkan hasil blogwalking dengan berbagai komentar saya mengenai kolom sebuah blog bisa membantu siapapun. Hal ini juga bukan untuk menyatakan bahwa blog saya sendiri sudah efektif loh. Kita semua belajar disini.

ps: Beberapa contoh diatas tidak bisa dibilang mewakili masing masing jenis blog, saya mengambil contoh diatas berdasarkan sistem acak dan ingatan saya mengenai blog dengan kolom-kolomnya dan bahkan blog yang tidak saya cantumkan disini belum tentu lebih jelek, hanya keterbatasan waktu dan tempat yang membuat saya tidak bisa menampilkan semuanya



Fyuhhh....
akhirnya seminar animasi kelar juga...
setelah perjuangan yang cukup panjang dan berat, akhirnya seminar ini bisa jadi juga
acaranya seru banget..
cuma karena ini baru pertama di jogja, and masyarakat jogja masih awam dengan animasi, jadi yang datang blom sesuai target
tapi ak bilang acaranya seru banget..
direktur hello;motion (Mas Adit) aja datang buat jadi pembicara
trus ada marketingnya PT CAM's, mbak Peni..
and terakhir juga membahas tentang HAKI dalam dunia animasi..

pokoknya keren dah, moga aja taon2depan acara ini bisa jadi lagi

This photoshop tutorial will show you how you can create a vector style poster design. Yep, it includes that spiffy “sun ray” element that’s hot right now. So, fire up Photoshop and let’s get started.

The first thing you’ll need to do is get some brushes, and find a good stock picture. Here’s a ZIP file with the brushes you’ll need, as well as the stock picture I used.
Resources

Install the brush files in C:\Program Files\Adobe\Photoshop CS2\Presets\Brushes\Photoshop Only, or wherever your photoshop is installed to.

Step 1

Open a new document in Photoshop, set the dimensions to 500 x 500. Set your foreground and background colors to #12d60d and #22a61b . Create a new laye, and then select the gradient tool (or hit G), then click the gradient preview on gradient toolbar, and set it to Foreground to Background.

Photoshop Tutorial

On the new layer, click in the middle of the document, then drag (while holding the mouse, and shift) up to the top of the document, then release.

Now, make a new layer, and set the foreground color to #11860b, and click the brush tool. Load Vector 2 by Physical Magic, and select the first brush. Resize it to 700 or so, and click in on the center of the document. Now your design should look like this.

On the “sun ray” layer, set the layer style to this.


Now you are done with the background design.

Step 2

Next, open up the fist stock image included in the zip file. Extract it from the white background. Once you have a layer with just the first on it, go to Image > Adjustments > Threshold. Then enter 160, and hit ok.

Then, go to Filter > Artistic > Cutout, and enter these setting:

    • Number of Levels: 8
    • Edge Simplicity: 2
    • Edge Fidelity: 2

Now, when you extracted the first, depending on what method you used, you might have some little white pixels randomly in the image. To get rid of these, use the lasso tool / polygon lasso tool to select the first. Give it some padding when you select it, so that you aren’t exactly on the first. Then just right click, select inverse, and hit delete. Now you have a clean extraction, that looks like this.

Step 3

Ok, drag the first layer onto the original document, and resize it to 60-70%, and center it. Now, add this layer style (the stroke is 10px, white; the colors for the gradient are #dcb48a to #dd8e4d.)


Step 4

Make a new layer under the fist layer. Grab the brush tool (or hit B), and then select BRUSHES_01_02, or load the brush set if you haven’t already. Grab a few of the brushes, resize them to around 500, and click in the center of the image. Here’s what I got:

Step 5

Now for the last step. Go to Google, and image search “family crest” or “coat of arms,” and limit the results to just high resolution. Then find an image with a banner that you like, and copy it into photoshop. Loosely cut out the banner, and clone or copy out the text on it, replacing it with your own in whatever font you like. Add a drop shadow to the banner layer, and whatever font styling you want. Here’s what mine looks like:








vektorika magazine #10

CHARACTER DESIGN ISSUE

vektorika magazine #10 CALLING FOR SUBMISSIONS!!



Save Now


Submission Details:
+ The theme is "CHARACTER DESIGN"
+ Please create your artwerk in any vektor applications of your choice (Adobe Illustrator, Corel Draw, Freehand etc)
+ Size dimensions: 200mm width x 250mm height
+ In terms of pixels the dimensions are 787 width x 984 height at 100dpi resolution
+ Save your final artwerk into .JPG format at (Max. 1MB)
+ Please name your file as: yourname.jpg
+ Keep the original vektor files for future purposes projekt
+ Submit your artwerks to designer@vektorjunkie.com with the file attached
+ E-mail subject should be "vektorika #10 submission"
+ Your details on separate text file (word doc, txt): Name // Country // Website (That information will be feature on the magazine)
+ Please note only selected artwerks will be published
+ If you have any further questions do not hesitate to email: designer@vektorjunkie.com
+ The deadline for the this issue is 15/06/2007

MAY THE VEKTOR BE WITH YOU!!

klick here for more info

COMMENTZ